S/

Catatan / 2 min read

Cinta Tanah Air, Apakah Sulit?

Satria Aji Putra
Satria Aji Putra Author
Cinta Tanah Air, Apakah Sulit?

Tanah air yang kita tempati merupakan rumah yang dibangun sejak dulu oleh para pahlawan dan pendiri bangsa ini. Kini bangunan tersebut sedang berkembang, yakni tanah air ku Indonesia.

Foto Oleh Satria Aji Putra

Tentunya agar rumah kita banyak disukai orang. Maka penghuninya harus merawat dan mencintai rumah tersebut agar banyak disukai orang dan orang akan nyaman untuk singgah di rumah kita.

Mencintai tidaklah sesulit yang kita pikirkan, dengan merawatnya pun termasuk mencintai. Contohnya bagaimana? Dengan kita tidak mengotori dan tidak membuang sampah sembarangan pun artinya sama dengan merawat rumah kita agar tetap bersih dan nyaman disinggahi orang.

Miris rasanya saat ini rumah kita sendiri masih tidak terawat karena oknum-oknum masyarakatnya sendiri tidak mencintai rumah mereka yang sudah dibangun susah payah oleh para pendiri bangsa ini.

Mencintai mulailah dari hal yang kecil, seperti kata saya tadi dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengelolanya dengan baik pun termasuk mencintai tanah air. Karena hal kecil ini jika dilakukan setiap waktu dan dengan banyak orang, maka akan berdampak.

Jika kita belum dapat berkontribusi besar untuk bangsa ini, untuk memperkenalkan bangsa ini, maka patutlah kita bantu dengan merawat rumah kita ini selagi orang-orang berprestasi di sana sedang memperkenalkan rumah kita ini agar dapat dikenal serta selagi kita berpikir bagaimana agar kita dapat berkontribusi besar di kemudian hari. Karena selama memperkenalkan juga haruslah kita rawat rumah kita dengan baik.

Jadi, apakah sulit untuk mencintai tanah air ini? Menurutmu?

Tonton video-nya berikut ini

Discovery / Related

Syair Rezeki
Open Post →
Catatan /

Syair Rezeki

Renungan tentang makna rezeki melalui bait syair yang indah, mengingatkan kita untuk selalu mencari keberkahan melalui jalan yang benar dan diridhoi oleh Allah SWT.

Tangisan di Awal Tahun
Open Post →
Catatan /

Tangisan di Awal Tahun

Puisi pendek dari seseorang yang tidak diketahui identitasnya 'Tangisan di Awal Tahun' sebagai ungkapan reflektif dalam menyambut tahun baru 2020 dengan segala harapan dan ketegarannya menghadapi waktu.